Articles Comments

Coretan Dalam Kesederhanaan » manajemen stratejik » Berbagi Pengalaman Menyusun Analisis SWOT

Berbagi Pengalaman Menyusun Analisis SWOT

Hari ini saya mempresentasikan hasil dari analisis eksternal dan internal atau biasa disebut dengan SWOT dengan salah satu klien saya yang bergerak di bidang industri kesehatan di Jakarta. Analisis ini pada awalnya dilakukan di sebuah hotel di daerah Puncak-Cisarua Bogor selama kurang lebih 2 hari oleh beberapa Direksi Manajemen mereka dan dibantu oleh saya dan tim Value Alignment Advisory atau VA2 sebagai fasilitator. Mengikuti proses ini dari awal merupakan hal yang sangat menarik bagi saya. Oh iya, sebagai informasi tambahan, kerjasama kami (VA2) dengan klien kami ini berada pada ruang lingkup Manajemen Stratejik, Blue Ocean Strategy, dan Balanced Scorecard. Akan tetapi pada tulisan kali ini saya cuma ingin berbagi cerita tentang proses analisis SWOT dulu.

Dimulai dengan workshop internal yang kami lakukan beberapa minggu sebelum ke Puncak di ruang meeting klien, kami membahas tentang Manajemen Stratejik, Blue Ocean Strategy, dan Balanced Scorecard. Boleh dibilang workshop yang kami lakukan selama dua hari tersebut adalah sebuah pembekalan agar pada saat Workshop di Puncak nanti kami dan Tim Manajemen dari klien bisa langsung action dalam menganalisis.

Setelah sukses dengan workshop, waktunya melaksanakan analisis di daerah Puncak. Tim dari klien kami bagi menjadi beberapa kelompok agar bisa menganalisa beberapa komponen baik dari analisis eksternal maupun analisis internal secara paralel. Komponen yang menjadi fokus analisis eksternal diantaranya adalah Politik, Ekonomi, Sosial, budaya, dan lain-lain. Sedangkan yang menjadi fokus analisis internal diantaranya adalah Finance, Marketing, HRD, dan lain-lain.

Begitu analisis eksternal dan internal selesai dilakukan, maka dilanjutkan dengan melakukan FGD (Focus Group Discussion) terhadap hasil temuan dari analisis eksternal dan internal tersebut. Dalam FGD tersebut, kami membimbing Tim Manajemen klien untuk memprioritaskan setiap hasil analisis tersebut dengan cara memberikan nilai (score) dengan menggunakan skala likert. Selain menghasilkan prioritas-prioritas pada hasil analisis.

FGD ini juga akhirnya berhasil memilah-milah hasil analisis yang tidak penting, dan hasil analisis yang perlu dibicarakan lebih lanjut (belum dapat diputuskan dalam waktu cepat) sehingga tidak dapat diberikan nilai. Beberapa hasil analisis ini dianggap tidak penting atau tidak dapat diterima biasanya dikarenakan hasil analisis terbut tidak didasari oleh data atau fakta yang kuat, dan bisa juga dikarenakan tidak diterima oleh mayoritas anggota tim yang mengikuti FGD tersebut.

Hasil FGD sudah didapatkan, kemudian kami olah menjadi data yang siap di presentasikan kepada Tim Manajemen klien. Presentasi ini dilakukan untuk mendapatkan masukan (feedback) yang lebih tajam terkait dengan hasil analisis SWOT tersebut sehingga bisa difinalisasi menjadi sebuah SWOT yang lebih berkualitas.

Proses-proses inilah, terutama FGD, yang saya harapkan juga dapat diimplementasikan oleh para sahabat yang sedang menyelesaikan tesisnya, terutama tesis-tesis yang berkaitan dengan perencanaan strategi atau yang perlu melibatkan banyak pihak. Memang ada beberapa kendala untuk mengimplementasikan ini secara sempurna, karena saya juga pernah kurang berhasil melaksanakan FGD untuk menyelesaikan tesis S2 saya di Magister Teknologi Informasi Universitas Indonesia (MTI-UI). Akan tetapi dapat dibayangkan apabila FGD ini dapat saya laksanakan dengan lancar, hasilnya pasti akan jauh lebih berkualitas dibandingkan dengan cara saya yang meminta data kepada respondennya secara terpisah (Nah lho,curhat hahaha).

Filed under: manajemen stratejik

8 Responses to "Berbagi Pengalaman Menyusun Analisis SWOT"

  1. Ian Bin Yahya says:

    Sedap Boos, Lanjukan..!!!!

  2. Amita says:

    hmm,,
    nantinya kalau saya mengerjakan thesis,, tolong dibantu juga ya..
    sepertinya saya juga akan banyak mengambil bahan dari tulisan bapak..
    sungguh sangat inspiratif, edukatif, dan tif tif lainnya.. :D

  3. What a great web log. I spend hours on the net reading blogs, about tons of various subjects. I have to first of all give praise to whoever created your theme and second of all to you for writing what i can only describe as an fabulous article. I honestly believe there is a skill to writing articles that only very few posses and honestly you got it. The combining of demonstrative and upper-class content is by all odds super rare with the astronomic amount of blogs on the cyberspace.

    1. Thanks a lot Mr. Cybermagnetik, I’m so honored about your comment. I’m using wordpress as my web theme. For the writing, I’m still need to learn as much as I can, maybe from someone like you.

      Once again, thanks a lot for your support…

  4. Primdas Suhandra says:

    Lagi nyari nyari bahan BOS dan BSC nemu ini, cerita lebih lengkagp bagaimana konsultan membantu klien dalam penerapan BSC.

    Tidak gampang ternyata “merumuskan” pemikiran dalam tulisan yang ilmiah apalagi menerapkan nya dalam realitas organisasi. Namun sangat menarik.banyak hal yang harus dipelajari dan di ekstrak lebih detail.

    Salam

    1. Semoga bermanfaat dan menjadi pelajaran untuk kita ya mas.
      Terima kasih sudah berkunjung :)

Leave a Reply

Connect with Facebook

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>